Tujuh Kiat Sukses

June 19th, 2006 by dioncecep

Agar berhasil dalam bidang
pekerjaan yang Anda pilih, ada tujuh aturan penting yang patut diikuti.

1. Aturan pertama untuk sukses adalah mengetahui apa makna sukses bagi Anda.
Definisikan ini dalam kata-kata Anda sendiri dan tuliskan agar Anda tidak lupa.
Boleh saja Anda mengubah definisi ini di masa mendatang seiring dengan
meningkatnya keberhasilan.

2. Setelah mengetahui definisi
sukses, apa yang Anda perlukan untuk mewujudkan ini dalam hidup Anda? Buatlah
daftar langkah yang Anda butuhkan.

3. Senangilah pekerjaan Anda
sekarang meskipun ini bukan karir impian Anda. Terimalah posisi Anda. Mengeluh
soal pekerjaan tidak akan membuat Anda maju.

4. Buatlah karir Anda berguna
untuk yang lain. Ini agar dapat mendorong Anda menuju sukses dalam profesi yang
Anda pilih.

5. Uang seharusnya tidak menjadi
fokus utama dalam perkembangan karier. Pertama dan yang terpenting adalah
pekerjaan Anda harus membawa kebahagiaan.

6. Anda tidak perlu bertahan
dalam pekerjaan yang tidak Anda sukai. Tetapi, pastikan dulu kondisi keuangan
sebelum meninggalkan posisi saat ini.

7. Tetaplah bersikap tegas dalam
mencapai karir yang Anda inginkan. Dengan terlalu cepat menyerah, mungkin saja
Anda tidak akan pernah tahu apa yang telah menghambat jalan Anda.

Penjualan
Kemampuan Mumpuni

Walaupun sedikit, kata Brian
Tracy, pengarang buku Be a Sales Superstar, meningkatkan kemampuan menjual
dapat berarti peningkatan besar dalam penjualan. Berikut ini tipsnya.

1. Posisikan diri sebagai seorang
profesional.
Para tenaga penjual profesional memosisikan diri sebagai profesional sejati.

2. Selalu siap menghadapi
pekerjaan.
Telaah sang konsumen, kompetitor,
dan aktivitas mereka dengan cara mencari data di internet, surat kabar, dan sumber lain.

3. Kendalikan secara obyektif pertanyaan
seputar perusahaan atau penawaran Anda.
Anda boleh menghadapi ini dengan
mengantisipasi isu yang bakal mencuat dan mengembangkan jawaban jitu.

4. Ketika konsumen terdengar ragu, Anda harus mendengar dan menjawab segala
pertanyaan yang muncul. Atau Anda juga dapat menawarkan penjelasan lebih
lanjut.

5. Begitu Anda usai memberi
presentasi dan menjawab seluruh pertanyaan terbuka, Anda harus tahu cara
‘menutup’ penjualan.

Tracy menawarkan tiga tipe pernyataan penutup: bersifat mengundang, secara langsung,
dan otoritatif. (Dari berbagai sumber).

Tiga Tips Untuk Sukses

June 8th, 2006 by dioncecep

Kalau ingin maju dalam karir, anda tentu tidak bisa berdiam diri.
Anda harus melakukan ’sesuatu’ agar karir anda berkembang walau mungkin
tidak secepat yang anda harapkan.

Kalau ingin maju dalam karir, anda tentu tidak bisa berdiam diri. Anda
harus melakukan ’sesuatu’ agar karir anda berkembang walau mungkin
tidak secepat yang anda harapkan. Nah anda yang ingin mengembangkan
karir, nggak ada salahnya ikuti tiga tips untuk sukses berikut ini:

- Pusatkan perhatian pada hubungan antar individu.

Di kantor, anda tidak mungkin tidak berhubungan dengan manusia
lainnya. Hubungan antar individu ini cukup penting untuk melancarkan
pekerjaan sekaligus meningkatkan karir anda. Mau nggak mau anda
dituntut untuk berkomunikasi setiap hari dengan mereka. Karena anda
adalah bagian dari tim kerja di kantor. Lagipula komunikasi yang baik
merupakan keahlian dasar yang sangat dibutuhkan dalam pekerjaan apapun.

- Tingkatkan keahlian

Jangan pernah merasa puas dengan keahlian yang sudah anda
miliki. Pekalah terhadap perkembangan mutakhir jaman. Ikuti
perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan lainnya. Ingat, orang yang
mau maju adalah orang yang selalu tahu perkembangan ilmu pengetahuan,
seberapa pun kecilnya perkembangan itu.

- Aktif merencanakan karir

Jangan pernah berharap disodori jabatan menggiurkan tanpa usaha
apapun dari anda. Cobalah untuk merancang karir dengan cermat.
Targetkan sesuatu atas karir anda. Misalnya setiap satu tahun ke depan,
anda sudah harus maju selangkah dari sekarang. Kemudian, saat anda
yakin dengan kemampuan anda, nggak perlu malu untuk mengajukan kenaikan
jabatan. Percaya deh, kalau anda capable, pasti anda akan menempati
posisi yang sesuai dengan kapabilitas anda.

Ingat, kesuksesan tidak akan pernah anda raih tanpa usaha dan
perjuangan keras. Sekali saja anda terlena anda akan jauh tertinggal.
So, usaha terus la ya.

Batas Baca

June 2nd, 2006 by dioncecep

Ada bookmark atau bookmarker. Istilah dari
bahasa Inggris itu merujuk pada benda yang dipakai untuk menandai halaman buku.
Belakangan istilah itu dipakai juga dalam komputer dan internet. Itulah entry
atau icon yang dibuat oleh pengguna computer sebagai shortcut ke tampilan yang
dibuka sebelumnya.

 

Saya membuka Kamus Besar Bahasa
Indonesia (2001). Sayang, saya tak menemukan istilah yang sepadan dengannya.
Namun dalam komunikasi sehari-hari, sering kita temukan istilah "pembatas
buku". Sering juga kita mendapatkan istilah "batas baca".
Agaknya, kedua istilah itu mengandung pengertian yang sepadan dengan pengertian
kedua kosa kata Inggris itu tadi.

 

Bagaimanapun, sebelum menemukan
istilahnya, kita telah menemukan barangnya. Buku-buku yang tebal dan tergolong
hardcover, misalnya, biasanya dilengkapi dengan seutas pita. Salah satu ujung
pita menempel pada bagian dalam punggung buku. Pembatas buku seperti ini
benar-benar merupakan bagian dari raga buku, melekat erat alias tak mudah
lepas. Sedangkan buku-buku dari golongan paperback, apalagi yang tipis,
lazimnya tak dilengkapi pita. Pembatas buku harus didatangkan dari luar buku
itu. Tanpa pembatas buku, pembaca yang gegabah sering merusak buku. Biasanya,
tanpa pikir panjang, ia melipat salah satu sudut halaman yang terakhir dibaca.
Kerusakan yang ditimbulkannya tidak mustahil tak terpulihkan, apalagi jika si
pembaca meninggalkannya dalam waktu lama. Pembaca yang gegabah juga sering
menaruh buku yang sedang dibaca dalam posisi menungging: punggungnya di atas,
halamannya terbagi dua bak kaki tenda.

 

Padahal untuk menyediakan
pembatas buku, tidaklah sukar. Dengan secarik kertas bekas pun,
jadilah.Pembatas buku memang kecil dan sederhana. Bentuk benda itu lazimnya
memanjang, seperti mistar. Namun ada juga yang berbentuk bulat dan pipih, yang
diberi celah pada permukaannya agar halaman buku bisa diselipkan. Biasanya
permukaan benda itu halus. Selain halus, benda itu juga tipis, tapi biasanya
tidak terlalu tipis, setidaknya sedikitlebih tebal daripada kertas halaman
buku. Galibnya, pembatas buku hanya terdiri dari satu helai. Namun ada juga
pembatas buku yang terdiri dari dua helai dengan salah satu ujungnya menyatu,
seperti penjepit.

 

Biasanya, pembatas buku terbuat
dari kertas. Namun ada juga yang terbuat dari kulit, logam, kayu dsb.
Bahan-bahan sisa, semisal sisa kertas cover buku,tak jarang dimanfaatkan untuk
dijadikan pembatas buku. Sebagian penerbit tak hanya mengeluarkan buku,
melainkan juga mengeluarkan pembatas buku. Biasanya benda itu disertakan pada
setiap buku yang dipasarkan. Desain perwajahannya biasanya serupa dengan desain
perwajahan buku itu sendiri, dilengkapi pula dengan logo dan alamat
penerbitnya. Penerbit Qanita, contohnya, menyertakan pembatas buku pada buku
Samurai (2005, dua jilid, masing-masing lebih dari 700 halaman) karangan
Takashi Matsuoka. Bahannya dari kertas, setebal cover buku itu sendiri, dan
bentuknya seperti penjepit.

 

Selain penerbit, kedai atau toko
buku yang kreatif biasanya mencetak pembatas buku pula. Di tangan mereka, benda
kecil dan sederhana itu tampaknya selain dijadikan bagian dari layanan terhadap
konsumen, diandalkan pula sebagai media promosi tersendiri. Kedai buku Omunivum
di Bandung, misalnya, membikin pembatas buku yang selalu disertakan pada buku-buku
yang terjual, di samping kantong plastik yang berlogo kedai itu. Tak jarang
pula pembatas buku dijadikan cendera mata. Sewaktu mengunjungi upacara
pernikahan teman saya, beberapa tahun lalu, pernah saya memperoleh cendera mata
dari kulit tipis. Desainnya menyerupai wayang kulit kecil, dan dimaksudkan
sebagai pembatas buku.

 

Sebagian pembaca, terutama para
pengkaji, sering memakai lebih dari satu batas baca untuk sebuah buku. Biasanya
mereka menggunakan perkakas berupa serpihan kertas yang salah satu permukaannya
mengandung perekat. Perlengkapan itu mirip stiker atau plester, tapi mudah
ditanggalkan, tanpa merusak halaman buku. Ditilik dari fungsinya, pembatas buku
tentu bisa dipakai untuk menandai halaman terakhir yang kita baca, atau
menandai halaman yang sewaktu-waktu perlu kita buka lagi. Terlebih-lebih untuk
buku-
buku yang tak dilengkapi dengan indeks, penggunaan pembatas buku jelas akan
memudahkan pencarian informasi atau keterangan dalam buku.

 

Namun, rasanya, arti penting
pembatas buku atau batas baca bukan hanya itu. Boleh jadi, melebihi fungsinya,
benda itu telah menjadi ikon tersendiri. Bagi para penerbit atau lembaga
perbukuan lainnya, tidak mustahil benda itu juga jadi bagian dari corporate
culture pula. Dengan menyediakan pembatas buku, mungkin mereka ingin menekankan
bahwa mereka tak sekadar menjual buku, melainkan juga berupaya melayani
segi-segi lain dari kepentingan pembaca. Buat pembaca sendiri, bisa saja benda
kecil dan sederhana itu merupakan salah satu pertanda rasa cinta mereka pada
buku. Pembaca yang biasa menggunakannya, kiranya tergolong pembaca yang apik,
tak suka merusak buku.

 

Tidak mustahil pembatas buku atau
batas baca juga turut menegaskan adanya keasadaran akan tipisnya ingatan.
Seringkali kita teringat pada isi sebuah buku tapi tak bisa memastikan di
halaman mana letaknya. Selain itu, pembatas buku atau batas baca rasanya ikut
menegaskan keterbatasan waktu kita. Sayang, memang, kita tidak bisa membaca
sepanjang waktu. Selalu ada saatnya untuk jeda, dengan harapan bisa kembali
lagi ke halaman yang terpaksa kita tinggalkan.

Lima Belas Cara Menghilangkan Stress

May 22nd, 2006 by dioncecep

Dalam kehidupan modern setiap hari sarat dengan segala tuntutan
dan permasalahan, ditambah berbagai beban hidup, membuat stress sepertinya jadi
sesuatu yang tak terelakkan.
Tekanan demi
tekanan semacam itu jika dibiarkan akan sangat mengganggu secara psikologis.
Namun, ada banyak cara untuk meredakan stress, simak 15 tips yang kami
sampaikan berikut ini.

1. Ambil Jeda
Saat Anda menyadari mulai merasakan tekanan, hentikan apapun yang tengah Anda
kerjakan dan katakan dalam hati pada diri Anda sendiri ‘tenang.’

2. Atur Tarikan Nafas
Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasikan pada
gerakan diafragma Anda. Lakukan ini dua atau tiga kali hingga Anda mulai merasa
terkendali.

3. Redakan Ketegangan
Jika Anda sedang duduk, berdirilah dan lakukan perenggangan yang lembut seleber
yang Anda mampu. Gerakan tangan dan lengan Anda bergantian, lalu angkat bahu
dan buat tubuh Anda merasa rileks.

4. Bergeraklah
Lakukan jalan cepat, meski itu hanya jalan-jalan di seputar ruangan atau kamar
mandi, hal ini berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara
teratur ini dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stress.

5. Berteriak Dan Menjerit
Pergilah ke sebuah tempat yang pribadi dan menjerit atau berteriak sekeras yang
Anda bisa. Ini dapat juga dipakai untuk terapi pereda stress. Beberapa orang
menemukan memukul bantal sekeras mungkin dapat membantu.

6. Terapi Esensial Bunga
Letakan beberapa tetes sari bunga, seperti Bach Rescue Remedy, Jan de Vries
Emergency Essence atau Australian Bush Flower Emergency Essence, di lidah Anda.

7. Berpikirlah Positif
Pilih sesuatu yang layak, sebuah pemikiran pribadi yang positif - seperti
misalnya ‘Aku merasakan tekanan positif, bukan stress yang negative’ - dan
ulangi secara teratur pada diri Anda sendiri.

8. Santap Makanan Sehat
Jalani diet makanan sehat dan jangan tergoda untuk makan berlebih. Santap
makanan kecil yang sehat, seperti buah kering, biscuit gandung untuk membantu
memperbaiki kadar gula Anda.

 9. Dengarkan Musik
Mendengarkan irama musik yang lembut dapat membantu Anda lebih tenang. Suara
alam seperti rekaman debur ombak, kicau burung, atau suara air yang mengalir
sangat idela.

10. Pertegas Diri Anda
15. Belajarlah untuk bersikap lebih tegas. Berkata ‘Tidak’ untuk permintaan
yang tak masuk akal akan membantu Anda mengurangi tekanan.

11. Terorganisir
Mulai atur kehidupandan waktu Anda secara efektif. Buat Prioritas sehingga Anda
dapat mengatasi tekanan dalam satu waktu.

12. Beri Pujian Pada Orang Lain
Buat sebuah poin dengan memberi pujian secara tulus pada orang lain di sekitar
Anda. Jika Anda mampu membuat mereka merasa nyaman dengan diri sendiri memberi
efek positif pada Anda juga.

13. Tertawa
Tonton komedi, tertawalah bersama teman Anda, atau kunjungi website yang khusus
menyediakan lelucon - tertawa merupakan penawar luar biasa bagi stress.

14. Temukan Ketenangan Dari Dalam
Visualisasi atau meditasi dapat membantu Anda menemukan sebuah ketenangan dari
dalam pada saat di sekeliling Anda dipenuhi tekanan dan kegaduhan.

15. Konsumsi Vitamin dan Suplemen
Anda mungkin butuh grup vitamin B, dan antioksidan semacam vitamin C dan E pada
saat-saat penuh tekanan. Suplemen probiotik dapat juga membantu Anda mengatasi
stress.

Tips Motivasi Diri

May 8th, 2006 by dioncecep

Seringkali rutinitas, dan
berbagai masalah yang datang silih berganti setiap hari membuat kita kehilangan
motivasi untuk mendapatkan yang lebih baik dalam kehidupan. Hingga semua tujuan
kita mengabur dan lama-lama menghilang. Berikut kami sampaikan tujuh cara untuk
mendapatkan motivasi setiap hari :

 

1. Ciptakan Hasrat

Lihat imbalan
dari usaha Anda secara jelas. Cara ini memberikan banyak motivasi untuk membuat
rencana Anda cepat terwujud. Bayangkan rumah impian Anda setiap hari, dan ini
akan memberikan Anda dorongan untuk menjadikannya nyata.

 

2. Ciptakan Rasa Sakit

Dalam program
Neuro-Linguistic mereka mengajarkan pada Anda untuk menghubungkan rasa sakit
dengan tidak melakukan tindakan. Gambaran kekasih Anda keluar dengan orang
lain, saat Anda menyaksikan itu dengan diam-diam, hal itu mungkin membuat Anda
termotivasi membicarakan hal-hal yang Anda hindari dengan pasangan Anda.

 

3. Bicarakan Rencana Anda

Bicaralah pada
pasangan Anda tentang rencana Anda, atau tuliskan dalam selembar kertas apa
yang akan Anda lakukan lalu tempelkan di kulkas.

 

4. Miliki Sebuah Ketertarikan yang Nyata

Jika tak ada
ketertarikan sama sekali Anda mungkin perlu melakukan sesuatu, untuk itu buat
sebuah tujuan besar dalam pikiran Anda.

 

5. Miliki Energi

Kafein akan
memberikan rasa sehat untuk sesaat, tapi dalam satu atau lain cara, Anda
membutuhkan energi lebih sebagai motivasi untuk setiap hari, misalnya dengan
olah raga atau tidur cukup.

 

6. Ciptakan Keseimbangan Mental

Sangat sulit
untuk menemukan motivasi jika Anda dalam keadaan tertekan. Hilangkan beberapa
perasaan negatif Anda, atau pada akhirnya pilih kerjakan pekerjaan penting saat
Anda dalam mood yang bagus.

 

7. Ambil Sebuah Langkah Kecil

Lakukan
pengumpulan untuk satu tas besar daun-daun di halaman. Dan denagn segera Anda
akan membersihkan halaman. Setiap sebuah langkah kecil yang Anda ambil untuk
mencapi tujuan akan memberikan motivasi pada Anda setiap hari.

Tips Sukses Berkarir

April 21st, 2006 by dioncecep

Untuk menjadi karyawan andalan
perusahaan, anda bukan hanya harus mencapai target tapi melebihinya. Satu kunci
yang harus anda pelihara dengan baik yaitu kepercayaan.

Memiliki kepercayaan dengan reputasi yang jempolan bisa melancarkan jalan karir
anda. Untuk itu ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dan lakukan dengan
baik-baik.

Ada jurus-jurus
jitu yang bisa anda lakukan untuk mengejar cita-cita anda menjadi karyawan.
Berikut tips yang bisa bermanfaat bagi anda.

Anda harus punya nilai tambah pada
setiap tugas

Sebagai karyawan tentu saja
setiap hari anda harus memenuhi job description yang telah ditetapkan. Ternyata
melengkapi semua pekerjaan itu belum cukup membuat anda dianggap sebagai
karyawan yang bisa diandalkan. Yang perlu anda lakukan adalah membuat pekerjaan
anda berada di atas standar.

Beri nilai tambah bagi setiap tugas yang anda berikan. Misalkan anda seorang
fotografer. Bukan hanya syarat tuntutan gambar saja yang harus anda selesaikan.
Tapi coba berikan pilihan ide-ide terbaik anda kepada atasan. Sehingga anda
dinilai sebagai karyawan yang kreatif. Biasakan berpikir kreatif.

Pandai mencari solusi
Untuk hal yang satu ini anda
dituntut untuk selalu bersikap proaktif. Carilah solusi sebanyak mungkin untuk
semua permasalahan yang ada di kantor. Jangan membawa masalah. Tak perlu
berpikir keras untuk mendapatkan solusi terbaik.

Berpikirlah dengan kepala yang jernih tak harus hebat, tapi cukup sederhana.
Solusi sederhana akan lebih efisien karena mudah dilakukan dan tak memakan
banyak waktu terbuang.

Tugas tambahan, siapa takut!
Tak perlu ragu untuk menerima
tugas tambahan. Jangan takut dianggap penjilat atau sok sibuk. Semua yang anda
lakukan sepenuhnya demi kepentingan perusahaan. Siapa yang tidak senang bisa
bekerja dalam perusahaan yang kian hari semakin meningkat.

Hal ini tentu saja beresiko bagi anda. Anda harus siap kerja lembur untuk
menyelesaikan tugas anda dan tambahannya. Jangan lalaikan kewajiban anda.

Mampu bekerja dalam tim
Ajaklah rekan dalam tim anda
untuk bekerjasama. Bekerja secara individual tak menjamin hasil yang terbaik.
Jangan sungkan untuk mengajukan ide cemerlang anda kepada tim. Biasanya bekerja
bersama bisa menambah ilmu bagi kita. Jika rekan tim kita memiliki ide yang
brilian jangan lupa untuk memujinya di depan atasan. Bukankah menyenangkan
memiliki rekan kerja yang bisa menerima pendapat orang dan rendah hati.

Selangkah lebih maju
Berpikirlah secara positif dan
ciptakan suasana yang menyenangkan ketika anda berada di kantor bersama
rekan-rekan kerja anda. Jangan bawa permasalahan pribadi dalam pekerjaan. Jika
suasana hati sedang tak enak pakailah baju berwarna terang untuk meningkatkan
mood kerja anda.

Anda pun perlu menjadi orang yang dinamis dan mengikuti tren perubahan jaman.
Setiap bidang pekerjaan yang kita geluti pastinya mengikuti perubahan jaman.
Anda harus siap menghadapi perubahan tersebut.

Profesional setiap saat
Citra diri dan citra perusahaan
sangat bergantung pada penampilan anda. Anda tak akan pernah tahu akan bertemu
siapa hari ini. Jika sewaktu-waktu ada tamu penting anda pun harus siap. Tapi
juga anda harus sesuaikan penampilan anda dengan karakter diri, jangan
berlebihan. Ingat kesan pertama itu penting, jika anda siap setiap saat anda
pasti akan percaya diri.

Bagaimana Menjadi Sukses?

April 12th, 2006 by dioncecep

Kemisikinan mental mendera
bangsa Indonesia, apalagi setelah ditimpa krisis moneter yang berkepanjangan.
Untuk merubah kemiskinan mental menjadi kekayaan mental, perlu dibangkitkan
motivasi untuk mau berubah kenyamanan. Orang gagal yang mau menatap
kegagalannya dengan kepala tegak siap belajar dan berusaha, berusaha dan
belajar lagi, bangkit dan bangkit lagi adalah mereka yang telah siap menjadi
dewasa dan sukses. Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari
hasil akhir tetapi dari proses perjuangannya. Perjuangan kita adalah rahmat
Tuhan Yang Maha Berkehendak.

Sejarah dari mana kita berasal dan masa depan
kita tidaklah terlalu penting jika dibandingkan dengan apa yang ada didalam
diri kita. Untuk itu kita perlu merubah paradigma fikiran kita, bahwa
sebenarnya kita bekerja bukan untuk atasan kita akan tetapi kita bekerja untuk
diri kita sendiri sesuai dengan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan
kepada kita.

Nilai Tanggung Jawab & Kepercayaan

Orang yang biasa menganggap target sebagai beban
yang melelahkan sementara orang yang luar biasa menjadikan beban sebagai target
yang menggairahkan. Untuk menjadi sukses, keuletan dalam bekerjapun perlu
ditingkatkan. Ulet, tidak sekedar sabar, pasif, apatis, pasrah dan bertahan.
Ulet adalah semangat yang didalamnya mengandung sikap antusias, gigih, aktif,
kukuh, tegar, berani bereaksi , terus menerus dan pantang menyerah. Ciri
kesuksesan yang lain adalah disiplin. Disiplin dalam diri perlu ditanamkan.
Kalau kita lunak terhadap diri kita, kehidupan akan keras terhadap kita, akan
tetapi sebaliknya apabila kita keras terhadap diri kita maka kehidupan akan
lunak terhadap kita. Untuk itu jangan berdiam diri karena Aksi adalah tenaga.
Kenapa aksi ini begitu penting? Karena AKSI adalah kepanjangan dari Aku
Kerjakan Sekarang Ini !!!.

Enam Persoalan Hidup

April 7th, 2006 by dioncecep

Suatu hari, Imam Al-Ghozali
berkumpul dengan murid-muridnya.

Lalu Imam Al-Ghozali bertanya,
pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?".
Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam
Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan
kita adalah "mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang
bernyawa pasti akan mati.(QS:Ali-Imran 185)

Lalu Imam Ghozali meneruskan
pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia
ini?". Murid -muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan
bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka
berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "masa lalu".
Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa
lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang
dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan
dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?".
Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu
benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini
adalah "nafsu" (QS:Al-A’Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan
nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah,
"Apa yang paling berat di dunia ini?". Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah.
Semua jawapan hampir benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah
"memegang AMANAH" (QS:Al-Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang,
gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk
menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya
menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka
karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah,
"Apa yang paling ringan di dunia ini?". Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan
daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di
dunia ini adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan
solat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat.

Lantas pertanyaan ke enam adalah,
"Apakah yang paling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab
dengan serentak, pedang… Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam
adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan
gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Diskusi Halal Haram

March 11th, 2006 by dioncecep

Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat
mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa
arti dari kata-kata tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan
apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur’an lah
yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan
sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang
tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya
bagi kesehatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia,
senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberi
tahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh
Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur
khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini… seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari
Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari
membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu… Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena
kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau
otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal
dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan
daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun;
hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para
Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang
terkait dengan babi?

Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur’an dalam
pengkonsumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus
bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari
"swine", nama lain buat babi") janganlah kalian makan, dan dari
bangkai mereka, janganlah kalian sentuh;mereka itu kotor buatmu." Lebih
lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih dileher karena
mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim
beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia,
tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar
itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari
komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak
macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit
berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan
mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan
bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan
uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

Mohon disebarkan kepada semua
rekan Muslim dan Non-Muslim. Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mereka,
khususnya kala non-Muslim bertanya mengapa umat Islam tidak boleh mengkonsumsi
babi.

Sumber: Ibrahim Ali Ahmad

Berani Pangkal Sukses

March 8th, 2006 by dioncecep

Apa sih kunci untuk mencapai
sukses dan kemajuan dalam karir? Jawabannya banyak sekali dan cukup beragam.
Dan jawaban ini pun  sudah seringkali di
bahas dalam buku-buku dan forum disksusi tentang karir. Mungkin anda sendiri
sampai bingung untuk mempraktekkannya. Tapi sekarang nggak perlu bingung,
karena ada satu kata kunci untuk sukses, yaitu ‘berani’.

 

Dengan sejumlah keberanian, karir
anda dapat melesat. Tapi, keberanian ini tentu saja bukan asal berani. Yang
jelas, untuk maju anda perlu memiliki keberanian yang positif. Lalu keberanian
macam apa yang harus dimiliki untuk sukses dalam karir? Jawabannya ada di bawah
ini:

 

Berani menanggung risiko

Semua pekerjaan mengandung
resiko, apapun jenis pekerjaan anda. Lelah dan kekurangan waktu bersama
keluarga merupakan resiko klasik yang kerap terdengar. Selebihnya masih banyak
resiko yang akan anda tanggung sehubungan dengan pekerjaan anda, tergantung
ringan atau beratnya pekerjaan anda. Tentu saja, sejak awal anda harus
menyadari resiko yang akan anda hadapi sebagai konsekuensi pekerjaan. Dan jika
ingin maju, jangan menghindari resiko. Misalnya jika anda gagal memenuhi target
tahun ini, jangan frustasi. Pikirkan cara terbaik untuk mengatasi kegagalan
itu.

 

Berani bertanggung jawab

Anda mutlak memiliki tanggung
jawab terhadap pekerjaan. Jika anda melakukan kesalahan, beranilah bertanggung
jawab untuk membenahinya. Dan, jika memang anda salah, jangan
mengambinghitamkan orang lain atau rekan kerja anda. Selain terkesan pengecut,
juga menunjukkan bahwa anda tidak profesional dalam bekerja.

 

Berani mengungkapkan ide

Jika tidak berani mengemukakan
ide dan gagasan, bisa-bisa karier anda mandek. Atasan membutuhkan ide dan
gagasan cerdas. Maka, tuangkanlah ide itu dalam pekerjaan anda. Kemudian jangan
ragu ungkapkan ide-ide anda baik di dalam rapat maupun langsung pada bos. Kalau
anda selalu ragu dan takut, ide anda bisa disabotase orang loh.

 

Berani bersikap professional

Sikap profesional harus anda
tumbuhkan mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya datang ke kantor tepat waktu,
menyelesaikan tugas dengan cekatan, atau tidak menunda-nunda pekerjaan yang
diberikan atasan serta memenuhi deadline. Setelah itu, kedepankan inovasi anda.
Beranilah melakukan pembenahan dan pembaruan terhadap pekerjaan anda. Sehingga
anda mampu menjadi seorang profesional. Berani bersikap obyektif. Obyektivitas
akan membuat anda lebih jernih dalam menilai sesuatu. Misalnya, bila ada
percekcokan dengan rekan kerja, kita perlu melihat secara obyektif penyebab percekcokan.
Apakah karena salah paham biasa atau karena beda pendapat mengenai suatu ide
atau gagasan. Yang penting, jangan bawa-bawa masalah pribadi di tempat
kerja. Sebab, perusahaan anda tentu mengutamakan profesionalisme. Dengan
demikian, anda dituntut untuk berani memilah-milah mana masalah pribadi dan
mana yang urusan pekerjaan.

 

Berani bersikap tegas

Jangan takut untuk bersikap
tegas, termasuk di kantor. Jika anda berbeda pendapat dengan rekan kerja,
kemukakan perbedaan itu dengan dilandasi argumen yang kuat. Jika anda diberi
tugas oleh koordinator atau supervisor tapi tidak sesuai dengan aturan main
yang sudah disepakati bersama melalui suatu rapat, jangan ragu-ragu untuk
menolaknya. Asal tidak keluar dari jalur yang ditetapkan bersama, anda tidak
perlu takut bersikap tegas. Tanpa memiliki ketegasan, anda hanya akan
dimanfaatkan oleh orang lain, termasuk atasan Anda. Jadi, jangan ragu-ragu
bersikap tegas.

 

Berani menerima kritik

Jika tidak memiliki jiwa besar
menerima kekurangan, anda akan alergi terhadap kritik. Untuk itu, berlatihlah
menerima kekurangan yang ada, meski itu pahit. Dan di tempat kerja, kekurangan
kita mengerjakan suatu tugas biasanya diperbaiki dengan mekanisme
pemberian kritik. Anda harus berani menerima kritik. Karena lewat kritik anda
dapat memperbaiki diri. Anggaplah kritik sebagai cambuk bagi anda. Rasanya
mungkin sakit, tapi dampaknya bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri
anda.

 

Nah apakah anda sudah memiliki
keberanian tersebut? Kalau belum, segera tumbuhkan keberanian anda dari sekarang.
Dan jika anda mempraktekkan keberanian itu, jalan anda menuju sukses pun
semakin mudah. So, berani pangkal sukses lah ya..!