Archive for March, 2006

Diskusi Halal Haram

Saturday, March 11th, 2006

Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat
mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa
arti dari kata-kata tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan
apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur’an lah
yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan
sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang
tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya
bagi kesehatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia,
senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberi
tahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh
Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur
khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini… seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari
Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari
membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu… Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena
kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau
otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal
dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan
daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun;
hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para
Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang
terkait dengan babi?

Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur’an dalam
pengkonsumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus
bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari
"swine", nama lain buat babi") janganlah kalian makan, dan dari
bangkai mereka, janganlah kalian sentuh;mereka itu kotor buatmu." Lebih
lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih dileher karena
mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim
beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia,
tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar
itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari
komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak
macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit
berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan
mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan
bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan
uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

Mohon disebarkan kepada semua
rekan Muslim dan Non-Muslim. Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mereka,
khususnya kala non-Muslim bertanya mengapa umat Islam tidak boleh mengkonsumsi
babi.

Sumber: Ibrahim Ali Ahmad

Berani Pangkal Sukses

Wednesday, March 8th, 2006

Apa sih kunci untuk mencapai
sukses dan kemajuan dalam karir? Jawabannya banyak sekali dan cukup beragam.
Dan jawaban ini pun  sudah seringkali di
bahas dalam buku-buku dan forum disksusi tentang karir. Mungkin anda sendiri
sampai bingung untuk mempraktekkannya. Tapi sekarang nggak perlu bingung,
karena ada satu kata kunci untuk sukses, yaitu ‘berani’.

 

Dengan sejumlah keberanian, karir
anda dapat melesat. Tapi, keberanian ini tentu saja bukan asal berani. Yang
jelas, untuk maju anda perlu memiliki keberanian yang positif. Lalu keberanian
macam apa yang harus dimiliki untuk sukses dalam karir? Jawabannya ada di bawah
ini:

 

Berani menanggung risiko

Semua pekerjaan mengandung
resiko, apapun jenis pekerjaan anda. Lelah dan kekurangan waktu bersama
keluarga merupakan resiko klasik yang kerap terdengar. Selebihnya masih banyak
resiko yang akan anda tanggung sehubungan dengan pekerjaan anda, tergantung
ringan atau beratnya pekerjaan anda. Tentu saja, sejak awal anda harus
menyadari resiko yang akan anda hadapi sebagai konsekuensi pekerjaan. Dan jika
ingin maju, jangan menghindari resiko. Misalnya jika anda gagal memenuhi target
tahun ini, jangan frustasi. Pikirkan cara terbaik untuk mengatasi kegagalan
itu.

 

Berani bertanggung jawab

Anda mutlak memiliki tanggung
jawab terhadap pekerjaan. Jika anda melakukan kesalahan, beranilah bertanggung
jawab untuk membenahinya. Dan, jika memang anda salah, jangan
mengambinghitamkan orang lain atau rekan kerja anda. Selain terkesan pengecut,
juga menunjukkan bahwa anda tidak profesional dalam bekerja.

 

Berani mengungkapkan ide

Jika tidak berani mengemukakan
ide dan gagasan, bisa-bisa karier anda mandek. Atasan membutuhkan ide dan
gagasan cerdas. Maka, tuangkanlah ide itu dalam pekerjaan anda. Kemudian jangan
ragu ungkapkan ide-ide anda baik di dalam rapat maupun langsung pada bos. Kalau
anda selalu ragu dan takut, ide anda bisa disabotase orang loh.

 

Berani bersikap professional

Sikap profesional harus anda
tumbuhkan mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya datang ke kantor tepat waktu,
menyelesaikan tugas dengan cekatan, atau tidak menunda-nunda pekerjaan yang
diberikan atasan serta memenuhi deadline. Setelah itu, kedepankan inovasi anda.
Beranilah melakukan pembenahan dan pembaruan terhadap pekerjaan anda. Sehingga
anda mampu menjadi seorang profesional. Berani bersikap obyektif. Obyektivitas
akan membuat anda lebih jernih dalam menilai sesuatu. Misalnya, bila ada
percekcokan dengan rekan kerja, kita perlu melihat secara obyektif penyebab percekcokan.
Apakah karena salah paham biasa atau karena beda pendapat mengenai suatu ide
atau gagasan. Yang penting, jangan bawa-bawa masalah pribadi di tempat
kerja. Sebab, perusahaan anda tentu mengutamakan profesionalisme. Dengan
demikian, anda dituntut untuk berani memilah-milah mana masalah pribadi dan
mana yang urusan pekerjaan.

 

Berani bersikap tegas

Jangan takut untuk bersikap
tegas, termasuk di kantor. Jika anda berbeda pendapat dengan rekan kerja,
kemukakan perbedaan itu dengan dilandasi argumen yang kuat. Jika anda diberi
tugas oleh koordinator atau supervisor tapi tidak sesuai dengan aturan main
yang sudah disepakati bersama melalui suatu rapat, jangan ragu-ragu untuk
menolaknya. Asal tidak keluar dari jalur yang ditetapkan bersama, anda tidak
perlu takut bersikap tegas. Tanpa memiliki ketegasan, anda hanya akan
dimanfaatkan oleh orang lain, termasuk atasan Anda. Jadi, jangan ragu-ragu
bersikap tegas.

 

Berani menerima kritik

Jika tidak memiliki jiwa besar
menerima kekurangan, anda akan alergi terhadap kritik. Untuk itu, berlatihlah
menerima kekurangan yang ada, meski itu pahit. Dan di tempat kerja, kekurangan
kita mengerjakan suatu tugas biasanya diperbaiki dengan mekanisme
pemberian kritik. Anda harus berani menerima kritik. Karena lewat kritik anda
dapat memperbaiki diri. Anggaplah kritik sebagai cambuk bagi anda. Rasanya
mungkin sakit, tapi dampaknya bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri
anda.

 

Nah apakah anda sudah memiliki
keberanian tersebut? Kalau belum, segera tumbuhkan keberanian anda dari sekarang.
Dan jika anda mempraktekkan keberanian itu, jalan anda menuju sukses pun
semakin mudah. So, berani pangkal sukses lah ya..!

Sepuluh Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak

Sunday, March 5th, 2006

1. Tidak Sarapan Pagi 
Mereka yang tidak mengkonsumsi
sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai
nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi
yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak
karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan
kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap
akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan
penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak
akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi
ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen
terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai
oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai
saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka
waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup
kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi
oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras atau
memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan
berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling
tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan
mengkerutnya otak kita.

10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai
salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual
dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan
intelektual otak jadi kurang terlatih.

Allahu Akbar

Thursday, March 2nd, 2006

Pada kumpulan National Gographic
1983. Disitu ada Gambar besar yang terlipat: Journey Into The Universe Through
Time And Space.

Pada gambar itu dijelaskan bahwa
:

  1. Tata surya kita, dengan Matahari sebagai Porosnya.
    Ternyata hanya merupakan salah satu titik dari tetangga Matahari yang berjumlah
    sekitar 20 an.
  2. Sedangkan Rangkaian kumpulan Matahari ini, ternyata
    hanya satu titik kecil dari Milky Way Galaxy, yang jutaan jumlahnya.
  3. Sedangkan Milky Way Galaxy, hanya satu titik dari Lokal
    Group, yang berisi puluhan Galaxy. Salah satu yang dikenal bernama Andromeda.
  4. Disisi lain, ternyata Kumpulan Galaxy-galaxy itu /
    Lokal Group, terlihat seperti Armada Laut yang ber-gerombol2 di dalam Lokal
    Supercluster, dengan jumlah yang ribuan banyaknya. Dan kelompok / gerombolan
    terbesar = dikenal sebagai Virgo yang jaraknya 50 juta tahun cahaya dari bumi.
  5. Supercluster yang sudah demikian amat sangat besar,
    ternyata digambarkan hanya merupakan satu titik kumpulan dari The Universe.
    Hercules, Indus
    , Perseus, Coma dan masih
    banyak lagi adalah tetangga2 Lokal Supercluster yang ada di dalam The Universe.
  6. The Universe yaitu = Suatu area ‘lempengan’ terjauh
    & terluas, yang dapat dideteksi oleh perangkat teleskop paling canggih,
    yang dibuat manusia saat ini. Posisi The Universe, dari hari ke hari, sejak
    lama selalu pada tempat yang sama. Kesimpulan para ahli perbintangan: The
    Universe = Lempengan = Tidak mempunya Pusat / Poros.
  7. Semua gambaran dan Pengelompokan No 1 s/d 5 di atas,
    ditentukan para ahli berdasarkan Jarak masing2 benda langit yang terdeteksi
    teropong. Sedangkan radius ‘Lempengan’ The Universe berjarak 20 Miliard tahun
    cahaya.


Apa makna dari
hasil penemuan Para Ahli Peneropongan Bintang tersebut ?

Untuk sementara
para ahli peneropongan bintang menganggap bahwa The Universe adalah yang
terbesar. Dari sisi ini saja, dapat kita pahami, kenapa Manusia tidak boleh
membayangkan bentuk Allah SWT, karena:

  1. Kita tidak akan mampu. Bagaimana bisa
    mampu ?, membayangkan Ciptaan Allah SWT berupa The Universe yang demikian besar
    saja dibandingkan dengan bumi tempat kita berpijak. Sudah tidak mampu. Apalagi
    Allah SWT sebagai penciptanya.
  2. Kalau kita membayangkan bentuk / rupa Allah SWT,
    berarti kita sudah syirik, karena kita sudah membuat duplikat (men dua kan
    ) Allah SWT, dengan
    bentuk / rupa, yang kita bayangkan tersebut.

Dengan gambaran di atas: Kita
dapat sedikit lebih memahami: Q.S. Al-Waqiah : 75 & 76: Bahwa: Allah bersumpah
dengan terbenamnya Bintang, dan selanjutnya Allah SWT berfirman: Sumpah (Allah)
itu adalah sumpah yang sangat besar, jika kamu mengetahui.

Pada salah satu Hadist Nabi
Muhammad: Orang Iman (mempercayai Kebesaran Allah SWT), bila disebutkan ‘Allahu
Akbar’
(Allah MAHA BESAR), maka hatinya akan bergetar.

Mudah-mudahan dengan adanya
pembuktian sedikit saja dari KEBESARAN Allah SWT sebagai pencipta Alam semesta,
hati kita dapat bergetar (sebagaimana layaknya ciri orang beriman) dan lebih
menyadari: Betapa Maha Besarnya / Akbarnya Allah SWT pencipta Alam Semesta ini,
dimana  bumi dan diri kita, hanya bagian yang amat sangat kecil sekali.

Sehingga kitapun akan dapat lebih
meyakini, kalau Allah SWT berkehendak maka dalam sekejap seluruh manusia akan
dibinasakan, apa susahnya membinasakan suatu mahluk, yang amat sangat kecil
jika dibandingkan dengan alam semesta ciptaan NYA.

Surga hanya bagi orang yang
diberi rahmat / dikasihi / dipilih oleh Allah SWT (bukan karena pahala, (bayangkan
apa arti sebuah pahala dari mahluk yang demikian kecil, dibandingkan alam
semesta ciptaannya ini).

Ini baru dari hasil penemuan Ahli
Peneropongan Bintangan saja, yang mungkin mereka sendiri tidak atau belum membaca
ajaran agama yang intinya HANYA UNTUK mengajak agar manusia mengagungkan Allah
SWT pencipta Allam Semesta ini. Dan mengajak kita agar jangan sampai menduakan
/ syirik pada Allaw SWT.

Tetapi sifat manusia, yang suka
tidak tahu diri / merasa sombong / merasa hebat, hanya karena DIIJINKAN oleh
ALLAH SWT memiliki suatu yang dianggapnya ‘KELEBIHAN’.

Semoga dengan membayangkan hasil
penemuan teknologi Peneropongan Bintang ini, saat kita bangun di 1/3 malam yang
akhir, saat kita menengadahkan kepala dan melihat langit yang cerah, dengan
jutaan kerlap-kerlip bintang, dan berkata : Ya Allah, tak kau ciptakan semua
ini dengan sia-sia. Kita dapat mencucurkan air mata (karena menyadari keagungan
ALLAH dan kekecilan diri kita, bukan karena ketakutan pada penagih hutang, dan
bukan karena ketakutan pada hal-hal duniawi lain), serta menyadari, betapa kita
hanya sangat kecil dibandingan dengan ciptaan NYA yang lain, kenapa masih ada
sebutir kesombongan di dalam hati kita, yang sebenarnya tidak ada yang pantas
kita sombongkan, karena semua kebisaan kita pun hanya karena ada ijin NYA. Dan
kenapa kita masih berupaya merekayasa perintah NYA, dan berupaya menaikkan
derajat kita, dengan cara melakukan pengingkaran sebagian ayat-ayat NYA. Kenapa
kita tidak mau masuk kedalam agama Allah SWT secara menyeluruh, dengan segala
kepasrahan, sebagai hamba  dan ciptaan NYA semata ? Apa sebenarnya
kebanggaan yang pantas menyebabkan diri kita menjadi sombong ?  dan
menentang NYA ?

Wallahu ‘alam bishowab