Archive for April, 2006

Tips Sukses Berkarir

Friday, April 21st, 2006

Untuk menjadi karyawan andalan
perusahaan, anda bukan hanya harus mencapai target tapi melebihinya. Satu kunci
yang harus anda pelihara dengan baik yaitu kepercayaan.

Memiliki kepercayaan dengan reputasi yang jempolan bisa melancarkan jalan karir
anda. Untuk itu ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dan lakukan dengan
baik-baik.

Ada jurus-jurus
jitu yang bisa anda lakukan untuk mengejar cita-cita anda menjadi karyawan.
Berikut tips yang bisa bermanfaat bagi anda.

Anda harus punya nilai tambah pada
setiap tugas

Sebagai karyawan tentu saja
setiap hari anda harus memenuhi job description yang telah ditetapkan. Ternyata
melengkapi semua pekerjaan itu belum cukup membuat anda dianggap sebagai
karyawan yang bisa diandalkan. Yang perlu anda lakukan adalah membuat pekerjaan
anda berada di atas standar.

Beri nilai tambah bagi setiap tugas yang anda berikan. Misalkan anda seorang
fotografer. Bukan hanya syarat tuntutan gambar saja yang harus anda selesaikan.
Tapi coba berikan pilihan ide-ide terbaik anda kepada atasan. Sehingga anda
dinilai sebagai karyawan yang kreatif. Biasakan berpikir kreatif.

Pandai mencari solusi
Untuk hal yang satu ini anda
dituntut untuk selalu bersikap proaktif. Carilah solusi sebanyak mungkin untuk
semua permasalahan yang ada di kantor. Jangan membawa masalah. Tak perlu
berpikir keras untuk mendapatkan solusi terbaik.

Berpikirlah dengan kepala yang jernih tak harus hebat, tapi cukup sederhana.
Solusi sederhana akan lebih efisien karena mudah dilakukan dan tak memakan
banyak waktu terbuang.

Tugas tambahan, siapa takut!
Tak perlu ragu untuk menerima
tugas tambahan. Jangan takut dianggap penjilat atau sok sibuk. Semua yang anda
lakukan sepenuhnya demi kepentingan perusahaan. Siapa yang tidak senang bisa
bekerja dalam perusahaan yang kian hari semakin meningkat.

Hal ini tentu saja beresiko bagi anda. Anda harus siap kerja lembur untuk
menyelesaikan tugas anda dan tambahannya. Jangan lalaikan kewajiban anda.

Mampu bekerja dalam tim
Ajaklah rekan dalam tim anda
untuk bekerjasama. Bekerja secara individual tak menjamin hasil yang terbaik.
Jangan sungkan untuk mengajukan ide cemerlang anda kepada tim. Biasanya bekerja
bersama bisa menambah ilmu bagi kita. Jika rekan tim kita memiliki ide yang
brilian jangan lupa untuk memujinya di depan atasan. Bukankah menyenangkan
memiliki rekan kerja yang bisa menerima pendapat orang dan rendah hati.

Selangkah lebih maju
Berpikirlah secara positif dan
ciptakan suasana yang menyenangkan ketika anda berada di kantor bersama
rekan-rekan kerja anda. Jangan bawa permasalahan pribadi dalam pekerjaan. Jika
suasana hati sedang tak enak pakailah baju berwarna terang untuk meningkatkan
mood kerja anda.

Anda pun perlu menjadi orang yang dinamis dan mengikuti tren perubahan jaman.
Setiap bidang pekerjaan yang kita geluti pastinya mengikuti perubahan jaman.
Anda harus siap menghadapi perubahan tersebut.

Profesional setiap saat
Citra diri dan citra perusahaan
sangat bergantung pada penampilan anda. Anda tak akan pernah tahu akan bertemu
siapa hari ini. Jika sewaktu-waktu ada tamu penting anda pun harus siap. Tapi
juga anda harus sesuaikan penampilan anda dengan karakter diri, jangan
berlebihan. Ingat kesan pertama itu penting, jika anda siap setiap saat anda
pasti akan percaya diri.

Bagaimana Menjadi Sukses?

Wednesday, April 12th, 2006

Kemisikinan mental mendera
bangsa Indonesia, apalagi setelah ditimpa krisis moneter yang berkepanjangan.
Untuk merubah kemiskinan mental menjadi kekayaan mental, perlu dibangkitkan
motivasi untuk mau berubah kenyamanan. Orang gagal yang mau menatap
kegagalannya dengan kepala tegak siap belajar dan berusaha, berusaha dan
belajar lagi, bangkit dan bangkit lagi adalah mereka yang telah siap menjadi
dewasa dan sukses. Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari
hasil akhir tetapi dari proses perjuangannya. Perjuangan kita adalah rahmat
Tuhan Yang Maha Berkehendak.

Sejarah dari mana kita berasal dan masa depan
kita tidaklah terlalu penting jika dibandingkan dengan apa yang ada didalam
diri kita. Untuk itu kita perlu merubah paradigma fikiran kita, bahwa
sebenarnya kita bekerja bukan untuk atasan kita akan tetapi kita bekerja untuk
diri kita sendiri sesuai dengan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan
kepada kita.

Nilai Tanggung Jawab & Kepercayaan

Orang yang biasa menganggap target sebagai beban
yang melelahkan sementara orang yang luar biasa menjadikan beban sebagai target
yang menggairahkan. Untuk menjadi sukses, keuletan dalam bekerjapun perlu
ditingkatkan. Ulet, tidak sekedar sabar, pasif, apatis, pasrah dan bertahan.
Ulet adalah semangat yang didalamnya mengandung sikap antusias, gigih, aktif,
kukuh, tegar, berani bereaksi , terus menerus dan pantang menyerah. Ciri
kesuksesan yang lain adalah disiplin. Disiplin dalam diri perlu ditanamkan.
Kalau kita lunak terhadap diri kita, kehidupan akan keras terhadap kita, akan
tetapi sebaliknya apabila kita keras terhadap diri kita maka kehidupan akan
lunak terhadap kita. Untuk itu jangan berdiam diri karena Aksi adalah tenaga.
Kenapa aksi ini begitu penting? Karena AKSI adalah kepanjangan dari Aku
Kerjakan Sekarang Ini !!!.

Enam Persoalan Hidup

Friday, April 7th, 2006

Suatu hari, Imam Al-Ghozali
berkumpul dengan murid-muridnya.

Lalu Imam Al-Ghozali bertanya,
pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?".
Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam
Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan
kita adalah "mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang
bernyawa pasti akan mati.(QS:Ali-Imran 185)

Lalu Imam Ghozali meneruskan
pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia
ini?". Murid -muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan
bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka
berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "masa lalu".
Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa
lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang
dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan
dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?".
Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu
benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini
adalah "nafsu" (QS:Al-A’Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan
nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah,
"Apa yang paling berat di dunia ini?". Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah.
Semua jawapan hampir benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah
"memegang AMANAH" (QS:Al-Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang,
gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk
menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya
menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka
karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah,
"Apa yang paling ringan di dunia ini?". Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan
daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di
dunia ini adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan
solat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat.

Lantas pertanyaan ke enam adalah,
"Apakah yang paling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab
dengan serentak, pedang… Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam
adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan
gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.